Cara Mengganti Mesin Pencari Bing ke Google di Microsoft Edge

Setelah Internet Explorer dimatikan pada sekitar Juni 2022, Microsoft pada dasarnya telah menyiapkan browser pengganti yang lebih modern, itu dinamai sebagai Microsoft Edge. Browser tersebut menggunakan teknologi yang sama seperti di Google Chrome, hanya saja berbeda dari segi fitur dan tampilan yang ditawarkan.

Secara default, mesin pencari yang ada di Microsoft Edge menggunakan Bing. Itu merupakan mesin pencari yang disediakan oleh Microsoft yang mana termasuk gabungan dari mesin pencari Yahoo sebelumnya.

Namun sayangnya layanan Bing di Indonesia tidak terlalu populer layaknya Google. Sehingga banyak orang ingin agar mesin pencari tersebut diubah menjadi Google saja. Untuk itu, artikel ini akan menjelaskan bagaimana cara untuk mengubah mesin pencari Bing tersebut menjadi Google pada browser Microsoft Edge.

Mengubah Bing ke Google di Microsoft Edge

  1. Buka browser Microsoft Edge.
  2. Klik opsi titik tiga di pojok kanan atas, dan menuju Settings.

    Menuju Settings di Microsoft Edge

  3. Selanjutnya klik pada menu Privacy, search, and services.

    Menuju Setelan Privasi

  4. Gulir kebawah dan klik pada menu Address bar and search.

    Klik Menu Address Bar di Microsoft Edge

  5. Setelah itu klik pada menu Manage search engine.

    Mengubah Pencarian Bing ke Google di Microsoft Edge

  6. Pada bagian Google, klik pada opsi titik tiga disampingnya. Dan pilih pada opsi Make default.

    Berhasil Mengganti Bing ke Google di Microsoft Edge

  7. Selesai, kini mesin pencari di browser Microsoft Edge telah menggunakan Google.

Dengan mengatur mesin pencari sesuai kemauan pengguna, hal ini akan membuat seluruh pengguna tetap nyaman dalam menggunakan browser tersebut. Berbeda jika misalnya Microsoft Edge membatasi mesin pencari hanya khusus untuk Bing saja, pastinya banyak yang beralih ke browser yang lain.

Baca juga: Cara Mengubah Tema di Browser Microsoft Edge

Mengapa Banyak Orang Tertarik dengan Google Ketimbang Bing?

Jika dilihat dengan teliti, setidaknya 80% orang Indonesia lebih mengenal Google dibandingkan Bing. Hal ini karena tingkat kepopuleran Google beserta produk-produk yang ditawarkan, salah satunya adalah Android.

Sementara itu, Google juga menyediakan konten website yang lengkap apabila dibandingkan dengan Bing. Hal itu kemungkinan karena minat para pemilik website lebih tertuju pada mesin pencari Google, sehingga mereka tidak mendaftarkan situsnya ke Bing.

Tapi ini hanya terjadi di beberapa negara saja. Karena kemungkinan di suatu negara lain, Bing memiliki peminat yang banyak layaknya Google.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.