≡ Menu

5 Penyebab Pembuatan Iklan Facebook Ditolak

5 Penyebab Pembuatan Iklan Facebook Ditolak

Periklanan di Facebook sangat diperuntungkan bagi banyak pengusaha, itu karena mereka mendapatkan target yang tepat untuk mempromosikan produk yang sesuai. Beriklan di Facebook sangatlah mudah, dan bahkan itu juga bisa dilakukan melalui ponsel.

Iklan yang dibuat akan membutuhkan waktu beberapa saat sebelum itu bisa aktif. Sebab ada tahapan review sebelum iklan itu segera disebarkan ke lingkungan yang telah diatur. Dan terkadang, iklan juga bisa ditolak dengan alasan tersendiri.

Pada umumnya Facebook akan memberitahukan jika iklan telah berjalan pada suatu halaman. Tapi tidak ada pemberitahuan apabila iklan ditolak, sehingga setelah kamu membuka Manager Iklan, nantinya akan muncul tulisan bahwa iklan tersebut telah ditolak.

Apa Penyebab Pembuatan Iklan Facebook Ditolak?

Alasan ditolaknya pembuatan iklan itu bisa bermacam-macam, dan pastinya itu mengacu pada pelanggaran standar komunitas Facebook. Untuk itu, disini akan dijelaskan sedikitnya 5 hal penyebab mengapa kampanye yang kamu buat pada akhirnya ditolak oleh Facebook.

1. Kesalahan Penargetan Umur Terhadap Topik

Pembuatan kampanye baru secara default telah diatur untuk penargetan pengguna dengan umur 18 sampai 65. Namun itu juga dapat diubah menjadi dari umur 13. Sedangkan terdapat topik yang tidak cocok diberikan untuk penargetan umur 13 keatas, sehingga kampanya akan ditolak.

Kebanyakan topik cocok untuk penargetan dari umur 18 keatas. Jadi setelah kamu mengubahnya, pasti kampanye akan disetujui dan mulai berjalan.

2. Penggunaan Topik yang Dilarang

Terdapat suatu topik yang kamu gunakan dan itu telah dilarang oleh Facebook. Sebagai contohnya topik yang mengandung unsur ilegal. Seperti virus, penjualan senjata, alkohol, dan sebagainya.

Untuk itu, silakan periksa lagi topik yang kamu gunakan untuk mempromosikan produknya. Karena jika menggunakan salah satu saja topik yang dibanned atau dilarang oleh Facebook, tentunya kampanya tersebut tidak akan disetujui.

3. Mengatur URL atau Laman Situs Web yang Salah

URL yang kamu pakai sebagai kampanye juga akan di-review terlebih dahulu oleh Facebook, dan jika sekiranya URL tersebut tidak berfungsi atau menuju ke halaman error (404), maka pastilah kampanye akan ditolak.

Cek kembali URL yang kamu tuliskan apakah sudah benar. Ini tidak hanya berlaku pada URL yang terdapat di postingan, tapi juga terhadap iklan berjenis canvas, gambar, dan lainnya.

4. Menggunakan Landing Page yang Berlebihan atau Mengganggu

Selain mengecek URL, konten terhadap halaman dari URL tersebut (landing page) juga harus sesuai dengan iklan. Jangan pernah memasang sesuatu yang membuat website bergetar saat dibuka, atau muncul sesuatu sejenisnya yang sekiranya menganggu pengguna, sebab itu sangat berlebihan.

5. Konten Tergolong Penipuan

Konten yang membagikan sesuatu yang merujuk pada unsur penipuan tidak akan disetujui. Contohnya adalah postingan yang menjanjikan akan memberikan hadiah setelah seseorang melakukan like dan share.

Karena banyak sekali pengguna Facebook yang masih saja terkena jebakan semacam ini hanya untuk membuat halaman mereka memiliki banyak pelanggan, dan cara semacam ini sangatlah tidak sehat dan berpotensi akun pengiklan dan halaman akan disuspensi dalam jangka waktu dekat.


Baca juga: Kenali Digital Media Advertising Lebih Dalam

Ke-lima diatas adalah penyebab yang paling banyak dialami oleh pengguna terkait iklannya selalu ditolak oleh Facebook. Bahkan selain diatas juga masih banyak lagi penyebab yang lain. Misalnya akun halaman masih baru, atau terdapat perubahan pada halaman ketika status kampanye masih di-review, dan lain sebagainya.

Dan satu lagi sebelum artikel ini berakhir, bahwa kamu juga dapat mengajukan banding kepada tim Iklan Facebook terkait kampanye yang ditolak. Karena siapa tahu penolakan tersebut hanya disebabkan karena kesalahan teknis saja.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment