≡ Menu

Trik Menampilkan Iklan di Situs Meski Pengunjung Memakai AD Block

Mengapa adanya pengaya AD Block pada peramban? Itu adalah pertanyaan yang sedikit rumit karena memiliki penjelasan yang berbeda-beda dan hanya mempunyai satu makna yaitu membuat penelusuran website menjadi lebih nyaman serta tidak terganggu dengan adanya iklan.

Setiap website besar pastilah memiliki iklan didalamnya, baik itu berbentuk banner atau lain-lain. Dan jika iklan itu tidak mengganggu, bukankah AD Block tidak seharusnya memblokir iklan juga?

Walau sekarang banyak sekali AD Network yang memberikan kode anti adblock dan kebanyakan iklan berjenis popup, maka itu adalah hal yang keliru karena iklan popup adalah salah satu bentuk objek yang paling dibenci oleh pengunjung.

Sedangkan iklan berjenis banner atau teks, seharusnya ini tidak masuk ke AD Block kecuali jika banner itu memiliki ukuran yang tinggi lebih dari 500Kbps, maka kenyamanan memang terganggu.

Baca juga: Hal Negatif dari Mengaktifkan AD Block pada Browser

Peramban kini juga mulai bekerja sama dengan pengaya AD Block, contohnya saja Opera yang dapat memberantas iklan tanpa lagi memasang extension dan langsung dari fitur peramban. Itu sama seperti kebanyakan peramban yang ada di perangkat ponsel kecuali Chrome.

Mungkin sudah saatnya para publisher harus bertindak supaya websitenya tidak dimatikan iklannya oleh AD Block, namun sayangnya cara ini hanya dapat diterapkan oleh pengaya ADBlock Plus saja.

Pengaya ADBlock Plus memang yang paling besar dari lainnya, juga terus memperbarui daftar iklan yang diblokir serta memiliki cara pintar untuk memblokir iklan dalam bentuk gambar bergerak yang mana memiliki ukuran yang tinggi.

Solusi bagi para pemilik website adalah mengajukan permintaan supaya website yang kita miliki mendapat White List atau bisa dibilang pengecualian. Jadi meski peramban pengunjung memakai ADBlock Plus, ketika mengunjungi website milik kita dan pengaya itu seolah menolak memblokir iklan yang ada. Begini cara mengajukannya.

  1. Kunjungi situs Acceptable Ads. Sebelum mengajukan, ada 3 syarat yang harus pengguna penuhi sebelum meminta White List ini. Yakni

    Trik Menampilkan Iklan Meski Pengunjung Mengaktifkan AD Block

    • Penempatan Iklan – Pastikan iklan yang ada pada website pengguna sekiranya tak menganggu kenyamanan dalam membaca konten. Dan iklan berjenis popup/popunder, interistial, dan yang mengelabui tab peramban terbilang menganggu.
    • Label Iklan – Akan lebih baik lagi jika iklan ada dibagian yang diberi label bertuliskan Advertisment supaya pengunjung mengenali bahwa itu adalah iklan. Contohnya seperti iklan Google Adsense, bahwa setiap iklannya diberikan label bertuliskan Iklan oleh Google.
    • Ukuran Iklan – Memastikan ukuran iklan responsive untuk segala peramban dan mengulang lagi ke bagian pertama yaitu tak menganggu pengunjung akibat ukuran iklan itu sendiri.

    Saya harap mulai sekarang pengguna mengerti dan bisa melanjutkan menekan tombol Get Whitelisted di bagian Publishers.

    Trik Menampilkan Iklan Meski Pengunjung Mengaktifkan AD Block

  2. Hingga akan muncul formulir untuk mengisi segala hal, dari informasi dan website milik pengguna. Isikan semuanya dengan benar, sebagai contoh bisa melihat pada gambar dibawah ini.

    Trik Menampilkan Iklan Meski Pengunjung Mengaktifkan AD Block

  3. Jika sudah mengisi formulir tadi, pengguna bisa menekan tombol SUBMIT dan tunggu mendapat balasan melalui pesan Email. Biasanya “Acceptable Ads” akan membalas dalam beberapa hari dan bahkan bisa sampai seminggu, jadi cukup menunggu saja.

Saya rasa pengguna sudah mengerti setiap kolom di formulir pengisian diatas, jadi Saya tidak memperjelas lagi dan pengguna bisa melihat contohnya seperti pada gambar.

Untuk bagian Comment sebenarnya adalah optional yang mana boleh saja untuk tidak diisi. Karena mereka akan mengecek secara manual kriteria websitenya dan jika pun ditolak atau disetujui, maka pengguna akan mendapat pesan di email.

Baca juga: Inilah Addons Adblock Terbaik untuk Semua Browser

Yang Saya herankan dari AD BLock Plus adalah mengapa mereka masih memblokir iklan berjenis native yang mana sebenarnya itu tak menganggu pengunjung dari sisi manapun. Mungkin kedepannya AD Block mau untuk melakukan white list untuk jenis AD Network yang memiliki iklan yang ramah, contohnya seperti Adsense, Media, dan iklan besar lainnya.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment