≡ Menu

Cara Mengaktifkan Fast Startup di Windows 10

Di Windows 10, ada fitur yang membuat komputer mampu melakukan booting dengan cepat bahkan meski sistem terpasang di HDD dan bukan SSD. Fitur tersebut adalah Fast Startup, atau bisa juga disebut sebagai Fast Boot.

Dengan mengaktifkan Fast Startup, kamu akan merasakan perbedaan yang signifikan dalam proses booting perangkat. Yang biasanya membutuhkan waktu beberapa menit, kini hanya perlu 1 menit saja, atau bahkan bisa lebih cepat.

Mungkin ini adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang masih belum upgrade ke SSD dan menginginkan komputer atau laptop dapat menyala dan masuk ke desktop dengan cepat tanpa menunggu waktu yang lama.

Tutorial Mengaktifkan Fast Startup pada Windows 10

  1. Klik START/Search dan ketik Power & Sleep Settings, lalu ENTER.
  2. Kemudian klik Additional Power Settings.

    Klik Additional Power Settings

  3. Dibagian kiri atas, klik pada menu Choose what the power buttons do.

    Mengaktifkan Fast Startup di Windows 10

  4. Gulir kebawah sampai bagian Shutdown Settings. Aktifkan pada opsi Turn On Fast Startup.

    Proses Mengaktifkan Fitur Fast Startup pada Windows 10

  5. Langkah terakhir, klik tombol Save Changes.

Setelah mengaktifkannya, kamu dapat mengetahui berhasil tidaknya dengan cara mematikan perangkat (shutdown) terlebih dahulu dan kemudian menghidupkannya lagi. Jika proses booting lebih cepat dari sebelumnya, berarti berhasil.

Dan satu lagi, ini tidak akan berfungsi jika kamu memilih Restart. Penjelasannya bisa dilihat dibawah ini.

Baca juga: Cara Menjalankan Program Otomatis pada Startup di Windows

Kelebihan dan Kekurangan Mengaktifkan Fast Startup

Satu kelebihannya pastilah kamu sudah menyadarinya, yaitu proses booting yang super cepat. Tapi dibalik kelebihan itu, tentu terdapat kekurangan.

Kekurangan tersebut adalah, ketika perangkat sudah dimatikan (shutdown), namun sebenarnya itu tidak 100% shutdown. Mungkin bagi pengguna laptop akan lebih mudah menyadarinya ketika baterainya berkurang sedikit meski komputer sedang dimatikan.

Jadi selama itu, sistem masih menyala dalam kondisi paling minimal. Sehingga ketika dihidupkan, proses booting bisa lebih cepat karena tidak memulai dari awal.

Silakan memantau di Task Manager > Performance > Uptime. Dan kamu akan tahu seberapa lama sistem sedang menyala. Itu hanya bisa direset ke nol ketika sistem benar-benar dimatikan 100%.

Semoga bermanfaat

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment