≡ Menu

Cara Membuat Video Menjadi Wallpaper di Android

Menghias ponsel bisa dengan cepat dilakukan hanya dari mengubah wallpapernya. Dulunya juga ada screensaver, namun itu tak begitu populer lagi di kalangan ponsel Android karena terganti dengan wallpaper bergerak. Tapi apakah bisa mengubah wallpaper menjadi video yang ada di galeri?

Tentu hal tersebut dapat dilakukan. Video apapun yang ada di galeri bisa digunakan sebagai wallpaper. Hanya saja ini membutuhkan aplikasi pihak ketiga untuk menerapkannya dan artikel ini akan memberikan langkah untuk cara menggunakannya.

Tutorial Membuat Video Menjadi Wallpaper

Pasti akan terlihat unik apabila kamu memiliki video, misalnya kartun yang bergerak cukup lama dan itu tampil pada layar utama. Bahkan juga bisa diterapkan pada layar kunci. Jadi kamu tak perlu mencari live wallpaper lagi selama bisa menggunakan video di galeri.

Berikut ini tata cara mengubah wallpaper Android dengan video di galeri:

  1. Download aplikasi Video Live Wallpaper pada Play Store.
  2. Buka dan ketuk menu Choose Video.

    Ketuk Opsi Select Video From Gallery

  3. Selanjutnya pilih video mana yang ingin dijadikan wallpaper.

    Pilih Video untuk Wallpaper

  4. Setelah itu ketuk pada ikon set wallpaper dibagian pojok kanan atas.

    Membuat Video Menjadi Wallpaper

  5. Selesai. Silakan cek layar utama pada ponsel kamu untuk mengetahui hasilnya.

    Video Telah Berhasil Dijadikan Wallpaper di Android

Saat mengetuk ikon “set wallpaper” diatas, akan tampil dialog untuk mengatur wallpaper. Antara memilih untuk dipasang di layar utama saja atau sekaligus dengan layar kunci. Dan aplikasi ini juga dapat mengatur durasi video tersebut untuk ditampilkan. Sehingga ketika durasi habis, video akan mengulang terus-menerus.

Baca juga: 6 Aplikasi Wallpaper Terbaik untuk Android

Kesimpulan

Video Live Wallpaper merupakan aplikasi yang dapat membuat video di galeri menjadi wallpaper pada ponsel. Fungsionalnya seperti melakukan konversi dari video menjadi live wallpaper. Suara pada video tersebut bisa dihidupkan ataupun ditiadakan dan gambarnya akan tetap jernih karena tak ada perubahan resolusi.

Dan tentunya ada sedikit kekurangan dari menerapkan hal ini, salah satunya adalah berdampak pada daya baterai, namun hanya sekitar 2% sampai 5% saja, yang mana itu tidaklah menjadi masalah. Selain itu aplikasi ini mendapat rating tinggi di Play Store sekitar 4.5, pastinya ini berfungsi dengan baik untuk semua ponsel Android.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment