Tips Merawat Baterai Tanam Biar Awet untuk Jangka Lama

Baterai tanam atau juga bisa disebut sebagai bateri non-removable adalah jenis bateri smartphone yang tidak bisa dilepas. Membahas mengenai jenis-jenis baterai, kamu sendiri mungkin telah mengetahui keseluruhannya. Tapi bagaimana dengan cara menghemat baterai jenis ini?

Merawat baterai tanam tidaklah ribet seperti merawat baterai yang bisa dilepas, dan faktanya baterai tanam kualitasnya jauh lebih baik. Tapi ini juga tergantung dari bagaimana kamu merawatnya dan juga ketika menggunakan ponselnya.

Tulisan ini akan membagikan tips untuk merawat baterai tanam yang terbilang sederhana. Dengan merawatnya, kamu bisa memperpanjang masa hidup baterai tersebut supaya tidak cepat rusak. Jadi apabila kamu tidak ingin mengganti ponsel selama 2 atau 3 tahun, sebaiknya ikuti tips ini.

Baca juga: Cara Mengecek Kualitas Charger dan Baterai HP Android

Tips Merawat Baterai Tanam Biar Awet untuk Jangka Lama

1. Hindari Penggunaan Baterai Sampai Kosong

Jangan menunggu sampai indikator baterai benar-benar habis 0%, ini tidak bagus. Tapi silakan mulai cas ponsel apabila indikator telah menunjukan 10-20%. Jika kamu membiarkan baterai benar-benar habis, maka kapasitas baterai tanam bisa berkurang dan berpotensi umur baterai bisa menjadi lebih pendek.

2. Selalu Gunakan Charger Asli

Pembuat ponsel pasti telah melakukan semacam testing untuk memprakirakan alur listrik yang sesuai untuk baterai tersebut. Untuk itulah mengapa menggunakan charger asli lebih diwajibkan supaya alur listrik yang diterima baterai selalu sesuai dan juga aman.

Tapi jika kamu terpaksa tidak menggunakan charger yang asli, pastikan arus yang diterima oleh ponsel sesuai dengan arus yang dibutuhkan oleh baterai.

3. Hindari Pengisian Daya yang Berlebihan

Walau banyak yang mengatakan bahwa ponsel pintar saat ini telah memiliki kemampuan untuk mencabut alur listrik otomatis setelah baterai penuh 100%. Tapi sebagai jaga-jaga, disarankan jangan membiarkan terlalu lama ponsel dalam keadaan charging selama berjam-jam. Selain mencegah baterai melembung, juga mencegah baterai meledak.

4. Jangan Memakai Ponsel Saat Mengisi Daya

Saat ponsel sedang dicas, sebaiknya tidak digunakan terlebih dahulu. Setidaknya mengisi daya ponsel rata-rata hanya sekitar 1 sampai 2 jam saja. Itu tergolong waktu yang sebentar apabila dibandingkan dengan 5 jam. Apalagi memainkan game sambil mengecas ponsel, sangat tidak disarankan sekali. Sebab itu memicu temperatur pada ponsel dan juga baterai.

Bukan berarti melarang, tapi jika untuk keadaan darurat, kamu boleh-boleh saja menggunakan ponselnya. Lagipula keadaan darurat tidak datang setiap kali mengecas ponsel kan?

5. Jangan Tempatkan Ponsel di Suhu Panas

Baterai pada ponsel akan kehilangan beberapa persen kemampuannya apabila kamu menempatkannya pada suhu yang panas, misalnya seperti pada bagian atas suatu mesin yang hidup. Sebagai saran taruhlah ponsel ditempat yang sejuk, misalnya di meja.

6. Jangan Biarkan Baterai Kosong Terlalu Lama

Apabila baterai dalam keadaan benar-benar kosong, maka sel dalam pada baterai akan tertidur. Jika tidak segera dibangunkan, dikhawatirkan sel tersebut akan kehilangan kemampuan untuk menyerap daya dari charger.

Maka dari itu, ketika ponsel telah menampilkan indikator baterai 10 atau 20%, siap-siaplah untuk mulai mengisi daya supaya tidak mengalami masalah seperti itu.

7. Memakai Bantuan Aplikasi Penghemat Baterai

Biasanya suatu ROM di ponsel Android sudah memberikan fitur untuk menghemat daya baterai. Tapi untuk memaksimalkan kinerjanya, pakailah satu aplikasi penghemat daya yang dapat ditemukan pada Play Store.

Sebagai saran, jangan lebih dari satu untuk membuatnya bekerja dengan baik dan juga tak membebani ponsel itu sendiri. Dan apabila kamu mencari saran aplikasi, silakan baca pada artikel 3 Aplikasi Terbukti Bisa Menghemat Baterai HP Android.

8. Jangan Berharap Baterai Bisa Hidup Abadi

Makhluk hidup saja tidak bisa abadi, apalagi benda mati seperti baterai. Setiap tahunnya kemampuan baterai tanam juga akan berkurang setidaknya 5 sampai 10%. Itu menyimpulkan bahwa baterai juga memiliki umur tersendiri.


Apa yang kamu pelajari dari tips diatas berguna untuk memperpanjang umur baterai, dan tidak membuatnya abadi. Dan ketahuilah bahwa umur baterai tanam biasanya lebih lama, dan apabila kamu menerapkan tips diatas, itu akan membuat umur baterainya lebih lama lagi.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *