≡ Menu

Cara Mengatasi “732 Internal Server Error” yang Tampil pada Website

Biasanya kejadian dari tampilnya Internal Server Error ini dikarenakan server yang sedang gangguan atau pemilik website tersebut sedang mengalihkan sesuatu pada bagian dalam situsnya. Namun siapa sangka jika kejadian ini benar-benar terjadi tidak berdasarkan dua hal itu sehingga muncul sebuah misteri yang baru.

Dulunya, banyak sekali orang yang menanyakan hal ini disegala forum dan tidak hanya orang Indonesia saja, akan tetapi banyak orang luar yang mengalami juga pada websitenya sendiri. Masalah yang timbul adalah tampilnya halaman kosong dengan tulisan Internal Server Error dengan judul 732. Bukankah itu sedikit aneh?

Karena biasanya jika pun itu Internal Server Error, maka pada judul biasanya akan tampil kode HTTP juga didepannya. Yaitu 500, dan sedangkan 732 ini adalah hal aneh yang memicu ketegangan pada pemilik website apabila masalah ini terjadi pada situsnya.

Cara Mengatasi 732 Internal Server Error yang Tampil pada Website

Apa Itu Internal Server Error?

Ketika server mengalami gangguan baik dari sisi upgrade atau lainnya, hal ini adalah wajar sekali. Akan tetapi bisa juga disebabkan akibat penerapan kode di .htaccess yang mana tidak didukung oleh konfigurasi PHP yang diatur.

Apabila masalahnya hadir di berkas htaccess saja, maka pemilik website dapat mencoba tidak memakai berkas htaccess untuk sementara, yakni menghapusnya atau mengubah nama htaccess tersebut. Dan jika memang benar masalahnya dari sana, maka pemilik website harus mengubah suatu komponen dalam berkas htaccess tersebut dan menemukan fungsi apa yang menyebabkan itu.

Baca juga: Hal yang Patut Dilakukan Setelah Website DOWN

Mengenal Kode 732 pada Judul

Sebenarnya HTTP kode 732 tidaklah ada, kecuali jika kode itu dibuat sendiri oleh penyedia server untuk tujuan menampilkan kejadian penting lain. Dan secara umum HTTP Code Response untuk pesan Internal Server Error adalah 500, bukannya 732.

Jadi darimana munculnya 732 pada judul yang tampil pada segala peramban? Dari server kah, atau yang lainnya? Dan dari pengalaman Saya sendiri ingin sekali menjawab bahwa masalah ini datang dari provider internet dan bukan dari server web.

Bagaimana Cara Mengatasi 732 Internal Server Error?

Tidak hanya satu cara saja yang akan dibahas disini, tapi meliputi dari berbagai hal supaya segalanya tidak menjadi misteri lagi. Jadi Saya berharap pengguna bisa melakukan cara ini dari keatas sampai kebawah dan jika semuanya baik-baik saja, berarti pengguna tidak perlu cemas lagi terhadap hal itu.

  1. Menghubungi Layanan Server – Baik situs pengguna menggunakan server hosting ataupun server milik sendiri, sebaiknya meminta bantuan pada bagian techinal dan bertanya mengenai server pengguna saat itu juga.

    Pengguna bisa bertanya mengenai log kejadian terjadinya Internal Server Error dan akan lebih baik memberikan bukti screenshot supaya mereka mengerti. Jika pun masalahnya dari server, pasti mereka akan mengatakan yang sebenarnya. Sedangkan jika techinal merasa server pada website pengguna tidak ada masalah, sebaiknya lewati tahap ini.

  2. Mengetes PING ke IP Server – Cara ini juga tergolong ampuh untuk mengetahui apakah website milik pengguna sedang down atau tidak. Jika website dalam kondisi Internal Server Error dengan judul 732 ini biasanya akan mendapati RTO (Request Time Out).

    Jika memang benar mendapat RTO, pengguna bisa mencoba memakai program VPN untuk mengetes PING lagi. Saya harap jika memakai VPN, pengguna tak mendapati RTO karena jika iya maka masalahnya ada pada servernya. Tapi jika memakai VPN dan IP Server merespon dengan baik, lanjutkan ke tahap selanjutnya.

  3. Mendiagnosa Situs Lainnya – Pastikan jika pengguna telah melewati tahap ini, berarti sudah melaksanakan langkah dua diatas. Jadi yang perlu dilakukan adalah mencoba mendiagnosa terhadap situs lainnya dan bukan situs web milik pengguna saja.

    Karena hal ini bisa disebabkan masalah internet pengguna yang memblokir akses ke server luar negri. Sedangkan website yang menggunakan server lokal masih dapat diakses dengan baik. Sebagai saran cobalah mengakses Google karena Google memakai server lokal. Jika bisa, cobalah mengakses situs yang memakai server luar negri seperti godaddy, namecheap, atau lain-lain.

    Apabila situs server luar tersebut tidak bisa diakses atau sebagian mendapati Internal Server Error juga, lanjutkan tahap terakhir dibawah ini.

  4. Menghubungi Provider Internet – Apabila ketiga langkah diatas sudah dilakukan, tahap terakhir adalah menghubungi ISP yang pengguna pakai saat ini. Pengguna dapat menghubungi dari Twitter ataupun form yang disediakan di website ISP itu.

    Jelaskan secara detil terhadap waktu sejak kejadian dan website mana saja yang tak dapat diakses termasuk website pengguna juga. Mereka pun pasti akan mendiagnosa jaringan mereka dan mulai memperbaiknya secepatnya.

Satu cara lain untuk mengecek bahwa masalah ini dikarenakan ISP adalah mencoba mengakses website pengguna memakai jaringan internet dari kartu seluler. Jika Saya sendiri mendapati kejadian ini ketika menggunakan Indihome dan ternyata saat itu bukan hanya Saya saja yang mengalaminya.

Ini Hanyalah Masalah Sementara

Sesuai pengalaman, bahwa masalah ini bisa hadir kapan saja dan itu hanya sekilas, dengan maksud seperti pengguna mengunjungi situs web dan muncul blank page bertuliskan Internal Server Error, lalu ketika halaman itu di-reload dari peramban semuanya baik-baik saja.

Baca juga: Menghubungkan SFTP Server dari Program Bitvise

Masalah ini juga sama persis seperti tidak bisanya masuk ke wp-admin untuk pengguna WordPress yang seolah direktori wp-admin sedang dikunci padahal chmod sudah diatur readable sehingga memunculkan kode HTTP 403. Untuk itulah kenapa cara diatas sangat berfungsi sekali untuk menurunkan kecemasan terhadap kondisi website yang dimiliki.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment