≡ Menu

Remix OS: Emulator Android Paling Ringan untuk PC

Ingin menjalankan aplikasi Android di komputer tanpa ingin lag? Tenang saja karena di artikel ini Saya memiliki solusinya. Yaitu menggunakan Remix OS. Bukan sebuah program, akan tetapi suatu OS yang mana dengan cara inilah bisa memainkan segala game atau aplikasi tanpa perlu cemas terhadap lag.

Remix OS bukanlah program semacam Bluestack, karena Bluestack membutuhkan Windows untuk menjalankannya. Remix OS sendiri mengklaim bahwa dirinya lebih cepat dibanding kebanyakan emulator Android yang ada. Tapi apakah benar seperti itu?

Menurut Saya itu ada benarnya, tapi disisi lain Remix OS pun juga harus melihat dari pesaing lainnya seperti Phoenix OS yang mana masih dikembangkan sampai sekarang. Sedangkan Remix OS sudah tak dikembangkan lagi atau dengan maksud sudah berakhir dengan berbagai alasan.

Baca juga: Tutorial Menjalankan Emulator Android di VPS Windows

Keunggulan dari Remix OS

Banyak sekali keunggulan yang ingin Saya jabarkan. Akan tetapi singkat saja bahwa Remix OS memang yang terbaik untuk saat ini sebagai emulator yang memiliki fitur multi fungsi ini. Pengguna bisa mengatur keyboard mapping dengan mudah untuk bermain sebuah game.

Pada bagian tampilan, tak perlu ditanyakan lagi karena melihat gambarnya sudah sangat jelas bahwa Remix OS memiliki gaya tampilan yang modern dan enak untuk dipandang. Segala fitur seperti WiFi, Tethering, Bluetooth, juga bisa dinyalakan dengan baik.

Remix OS: Emulator Android Paling Ringan untuk PC

Spesifikasi yang Dibutuhkan Remix OS

Sebelum menginstall lebih baik mengetahui apakah komputer pengguna mendukung atau tidak terhadap Remix OS ini. Pada website Jide minimal spesifikasi yang disarankan adalah 2 GHz dual core processor, 2Gb RAM, 8GB Kapasitas HDD, dan tentunya adalah koneksi internet.

Dalam banyaknya kasus, ada komputer yang tak dapat menjalankan Remix OS ini bisa dilihat dari banyak hal. Salah satunya bukan Intel Family atau menggunakan dual VGA. Saat ini Remix OS bisa dengan mudah dipasang tanpa ada hambatan pada PC Intel Family.

Proses Instalasi Remix OS

Yang pertama pengguna harus mengunduh Remix OS terlebih dahulu di website resmi Jide. Lalu memilih sesuai sistem operasi PC yang pengguna pakai. Lalu extract menggunakan program arsip extractor seperti WinRar dan klik 2 kali pada program EXE Remix OS. Sehingga akan muncul intruksi untuk menginstall sampai selesai.

Jika sudah selesai, maka pengguna diharuskan untuk melakukan restart PC dan ketika komputer hidup akan disuguhkan menu untuk memilih OS mana yang dipakai, dan pengguna bisa memilih Remix OS. Ketika masuk untuk pertama kalinya, pengguna harus menunggu setidaknya maksimal 15 Menit.

Resident Mode dan Guest Mode pada Remix OS

Ini adalah dua pertanyaan ketika hendak menggunakan Remix OS. Perbedaan dari keduanya sangatlah besar. Resident Mode juga dapat disebut sebagai mode normal, dimana pengguna dapat menyimpan segala hal pada saat memakai Remix OS. Seperti mengunduh sesuatu di web sehingga berkas tidak hilang nantinya.

Sedangkan Guest Mode lebih seperti mode incognito, dimana segala riwayat tidak akan tersimpan dan hanya tersedia hanya saat itu saja. Jadi apabila pengguna mengunduh konten di internet, itu tak akan disimpan untuk selamanya dan akan dihapus ketika pengguna melakukan power off PC.

Apakah Remix OS Dapat di ROOT?

Sangat bisa sekali, akan tetapi tak semudah seperti melakukan rooting di ponsel Android menggunakan aplikasi. Melakukan root tergolong mudah ketika pengguna bisa memahaminya. Saya tidak berniat untuk menjelaskan cara ROOT disini, tapi pengguna bisa melihat ke Situs web Ini.

Apakah Dapat Mengguankan Modem atau FlashDisk pada Remix OS?

Sama seperti ponsel Android baru-baru ini yang mendukung fitur OTG. Remix OS pun juga bisa melakukan itu, akan tetapi tak sepenuhnya OTG karena Saya masih belum mencoba dengan joystick. Menggunakan Flashdisk sangat bisa sekali, akan tetapi menggunakan modem tidak sepenuhnya bisa.

Mengguankan modem pada Remix OS bisa diakali dengan memasang aplikasi bernama PPP Widget. Tapi aplikasi tersebut tak dapat menjalankan modem untuk semua tipe, dan hanya suatu tipe modem saja yang dapat dipakai.

Resiko Dalam Menggunakan Remix OS

Sampai saat ini tak ada resiko ketika memakai Remix OS ini. Meski terkadang terdapat bug, akan tetapi itu tidaklah parah sehingga kondisi PC akan masih tetap baik. Sebenarnya ada banyak orang yang bertanya masalah yang sama, yaitu seperti ini “Mengapa Tak Bisa Kembali ke Windows?” Hal tersebut tergantung dari pengguna memasang Remix OS ini.

Yang perlu dilihat terlebih dahulu adalah versi Remix OS apakah cocok dengan prosesor PC pengguna. Lalu instalasinya apakah memakai program lain? Sebab yang disarankan adalah memakai program dari Remix OS ini supaya lebih aman. Secara umum Remix OS tidak diatur sebagai default sehingga ketika pengguna tak memilih OS dalam waktu 30 detik atau kurang, maka PC akan memasuki Windows.

Kesimpulan

Tidak perlu takut untuk memasang Remix OS untuk dijadikan dual-boot selama pengguna melakukannya dengan benar. Banyak sekali tutorial baik itu di Youtube yang mengajarkan menggunakan program lain untuk memasang Remix OS, akan tetapi saran Saya lebih baik pengguna menginstallnya langsung dari program yang diberikan Remix OS ini.

Baca juga: Emulator Game Nintendo NES Terbaik untuk Android

Meski pengguna menginstall di direktori C itu juga tidaklah masalah selama drive tersebut masih memiliki kapasitas yang cukup. Tapi sebagai saran, buatlah partisi terlebih dahulu dengan format Fat32 supaya drive C tidak terbebani terhadap Remix OS.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment