≡ Menu

Cara Menghilangkan Virus Adware Redirect Browser yang Membandel

Cara Menghilangkan Virus Adware Redirect Browser yang Membandel

Virus yang biasanya melakukan redirect pada browser dan melakukannya sekali setiap beberapa menit bisa juga disebut Adware. Setiap kali virus bertindak, program yang berjalan akan langsung ditutup sementara dan beralih ke peramban, tentu itu akan sangat menganggu sekali. Bahkan koneksi internet yang tak hidup pun juga masih muncul virus tersebut.

Satu saran terbaik yang selalu orang katakan adalah “Cobalah untuk melakukan scan dengan program Antivirus“. Namun bagaimana jika adware itu tak hilang juga meski teman-teman lainnya sudah hilang. Pastilah itu tak terdeteksi sebagai virus dan tak beresiko berbahaya.

Terdapat malware yang berbahaya, akan tetapi ada juga yang tidak. Itu tergantung dari bentuk malware itu. Jika pun hanya adware biasanya akan dengan mudah dihilangkan dengan serangkaian cara yang dibentuk oleh setiap program antivirus yang ada.

Baca juga: Avast – Software Anti Virus Cocok Untuk PC Low-End

Darimana Datangnya Adware?

Sebenarnya masih sama seperti kebanyaka virus biasanya. Namun adware ini sedikit lebih sensitif dikarenakan juga bisa datang langsung dari suatu halaman yang ada di internet. Untuk itulah mengapa pengguna setidaknya harus selalu mengaktifkan internet protection yang ada pada program antivirus.

Biasanya adware akan terpasang secara otomatis pada peramban apabila pengguna membuka situs yang mengandung malware. Sehingga adware tersebut hanya berulah pada peramban itu saja disebabkan dapat berkutik pada pengaya atau extension saja.

Beberapa Motif dari Adware

Semua virus termasuk adware memiliki motif tersendiri jika dilihat dari bentuknya. Tapi semua Adware memiliki cara yang sama dan penghapusannya pun juga sama. Adware tidaklah ganas, akan tetapi dapat membuat kuota internet bisa cepat habis karena seolah menerima paket terus-menerus. Berikut ini beberapa motif yang biasanya terjadi pada komputer yang terinfeksi Adware.

  • Menampilkan iklan langsung pada layar desktop.
  • Melakukan redirect di peramban setiap beberapa menit sekali.
  • Mengunduh suatu program terus-menerus dan memasangnya secara otomatis.

Mungkin masih ada selain itu, akan tetapi semuanya hanya dalam satu tujuan saja, yakni menampilkan iklan. Yang paling parah adalah mengunduh program secara terus-terusan dan memasang program itu secara otomatis. Betapa pintarnya adware sekarang ini.

Menghilangkan Adware Secara Keseluruhan

Akan Saya bagikan tips yang memungkinkan pengguna dapat menghapus Adware tersebut supaya tidak semakin ber-efek buruk pada komputernya. Sebab virus tersebut berjalan secara otomatis tak hanya satu pada task proccess, akan tetapi berjalan ganda atau bahkan lima dan itu membuat CPU meningkat.

Berikut beberapa tips yang dapat pengguna lakukan untuk menghilangkan virus tersebut.

  • Pakailah Program AdwCleaner – Hal utama yang perlu dilakukan adalah melakukan cara ini. Adalah kewajiban memakai AdwCleaner untuk menghilangkan Adware. Program yang dibuat terpisah oleh MalwareBytes ini memiliki cara yang pintar untuk mendeteksi segala Adware yang ada.
  • Scan Komputer dengan Program Antivirus – Untuk memaksimalkan supaya tidak adanya virus lagi, gunakan program antivirus dan scan seluruh drives yang ada. Mungkin akan butuh waktu lama, tapi itu sepadan.

Hanya memakai 2 hal diatas, biasanya seluruh Adware dan segala virus akan hilang. Tak perlu memasang ulang peramban dan semuanya tetap normal. Tetapi jika pengguna merasakan masih adanya virus redirect yang menuju ke suatu situs saja. Lanjutkan membaca artikel ini sampai bawah.

Baca juga: Cara Menghilangkan Virus Browser Pada PC dengan AdwCleaner

Adware Masih Ada Meski Sudah Scan Penuh dengan Antivirus

Ini bukanlah hal yang ganjal. Biasanya virus yang tersisa ini hanya akan melakukan redirect peramban saja untuk membuka satu atau dua situs saja pada interval waktu yang ditetapkan oleh virus itu. Dan hal baiknya, pengguna bisa menghapus itu secara manual. Berikut ini caranya.

  1. Klik START dan menuju All Programs => Accessories => System Tools dan pilih Task Scheduler.

    Menghilangkan Virus Adware pada Task Scheduler

  2. Tunggu sampai program itu terbuka dan jika sudah, tekan pada menu Task Scheduler Library. Hingga disampingnya akan muncul daftar task yang sudah diatur.

    Pengguna cukup mencari task yang dianggap virus dengan cara mengetahui website apa yang dikunjungi ketika virus beroperasi. Contohnya seperti ini.

    Menghilangkan Virus Adware pada Task Scheduler

  3. Jika sudah ketemu, langsung saja klik kanan dan pilih Delete.

    Menghilangkan Virus Adware pada Task Scheduler

Setiap kali virus itu mencoba membuka peramban, maka peramban tentunya akan menampilkan tujuan URLnya. Dan pengguna harus mengingat URL tersebut supaya bisa dihilangkan dari Task Scheduler tadi.

Kesimpulan

Bisa dilihat dari semua hal diatas bahwa jika disimpulkan akan hanya ada 3 faktor penting saja. Jadi dua cara untuk menghapus virus yang benar-benar ber-efek buruk pada komputer. Sedangkan satu cara dipakai apabila terdapat virus yang terselip pada Task Scheduler.

Baca juga: Tips Aman Sebelum Membuka Program Asing di PC

Antivirus tak dapat mendeteksi jika terdapat sesuatu pada Task Scheduler bukan karena berpotensi tak berbahaya, akan tetapi itu tampak pengguna sendiri yang mengaturnya dan antivirus tidak memiliki berhak untuk menghapus tersebut. Apabila ada yang ingin ditanyakan mengenai diatas, silahkan berkomentar.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment