≡ Menu

Deteksi Jenis Enkripsi dengan HashID pada Ubuntu

HashID pada Python

Kata sandi adalah sesuatu yang sangat berharga untuk dijaga supaya tidak kehilangannya. Setiap kata sandi yang tersimpan pada website memiliki beragam cara untuk menjadikannya sangat aman dan tentunya tidak bisa ditemukan oleh orang lain, yaitu menggunakan sistem enkripsi. Terkadang meski orang telah menemukan celah pada website dan berhasil mendapat akun yang menjadi target, tapi tidak dengan kata sandi yang telah dienkripsi.

Ada beragam cara untuk melakukan enkripsi pada kata sandi, contohnya adalah menggunakan fungsi md5 yang mana itu adalah jenis enkripsi paling aman untuk saat ini dan tidak bisa didekripsi. Adapun website yang menyediakan jasa dekripsi gratis, mereka telah mengumpulkan lebih dari ribuan kata perhari, tapi tetap saja tidak bisa menembus sebuah kata yang unik seperti kata yang panjang, besar, kecil, dan memiliki simbol.

Pernahkan pengguna menemukan sebuah jenis enkripsi yang sulit untuk ditebak? Contohnya saat ini pengguna adalah seorang yang telah memasuki website orang lain dan menemukan banyak akun, akan tetapi kata sandi yang ditampilkan berbentuk enkripsi. Karena saat ini banyak sekali jenis CMS yang memiliki jenis enkripsi yang berbeda-beda. Contohnya saja WordPress, Drupal, dan lain-lain. Tentunya sangat sulit untuk mengetahui jenis enkripsi tanpa adanya pengalaman. Tapi ada satu alat yang bisa melakukan itu dengan mudah.

Alat yang akan Saya bagikan ini berfungsi untuk mengetahui jenis enkripsi apa yang digunakan dalam kata sandi. Mengetahui lebih dari puluhan atau bahkan ratusan. Ini bukanlah sebuah program, dan alat ini menggunakan kinerja python untuk menjalankannya, jadi pastikan pengguna telah memasang python pada komputernya. Alat ini bernama HashID dan disini akan Saya bagikan tata cara kinerjanya dan Saya sendiri menggunakan operasi sistem Ubuntu untuk melakukannya.


  1. Pertama – tama silahkan buka terminal. Dan langsung saja ketikan ini untuk memasang python dan git apabila belum memasang sebelumnya.

    sudo apt-get install python3 git
  2. Selanjutnya ketikan ini untuk mengunduh hashID.

    git clone https://github.com/psypanda/hashid.git
  3. Sekarang masuk pada direktori hashID.

    cd hashid
  4. Kemudian adalah memasangnya. Ketikan 2 perintah dibawah ini bergantian dari yang paling atas.

    sudo install -g 0 -o 0 -m 0644 doc/man/hashid.7 /usr/share/man/man7/
    sudo gzip /usr/share/man/man7/hashid.7
  5. Sekarang saatnya menjalankan program. Perintahnya seperti ini.

    ./hashid.py '$P$8ohUJ.1sdFw09/bMaAQPTGDNi2BIUt1'

    Dan hasilnya akan seperti ini.

    Analyzing '$P$8ohUJ.1sdFw09/bMaAQPTGDNi2BIUt1'
    [+] WordPress ≥ v2.6.2
    [+] Joomla ≥ v2.5.18
    [+] PHPass' Portable Hash

Perlu diketahui juga bahwa contoh perintah pemanggilan diatas menggunakan simbol dot atau titik didepannya itu karena saat ini berada pada direktori hashid. Tapi apabila situasi pengguna tidak berada pada direktori tersebut, maka pemanggilannya akan seperti ini “hashid/hashid.py” untuk awalannya. Jika sebelumnya pengguna telah memasang desktop pada Ubuntu, maka tidak perlu lagi memasang python dan git. Adapun parameter lainnya yang bisa digunakan sebagai pelengkap, dan pengguna bisa mengetahuinya pada halaman hashID. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan berkomentar.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment