Download HTTP Injector Untuk Android

Salah satu cara pengguna bisa berinteraksi dengan semua orang didunia adalah dengan internet. Pengguna bisa tetap terhubung dan saling berkomunikasi secara mudah meski jarak terbilang sangat jauh, tapi sejauh apapun orang diluar sana masih tetap ada di planet bumi. Memiliki koneksi internet yang cepat adalah anugrah tersediri bagi para peacandu internet dimana mereka sangat senang untuk mengunuh konten dengan ukuran besar seperti berkas file dokumen, arsip, atau lainnya yang bersifat pribadi. Jika pada tahun 2010 seluruh orang di Indonesia masih menggunakan jaringan 3G, sekarang ini mereka sudah bisa menikmati jaringan yang lebih cepat yaitu 4G.

Ada banyak operator kartu SIM yang telah mendukung jaringan 4G dengan jangkauan luas, dan adapula yang masih dibeberapa kota tertentu saja. Tapi jika dibandingkan kecepatan internet di Indonesia dengan luar negri, tentu masih kalah karena kecepatan di luar negri salah satunya US telah memiliki kecepatan setara 1Gbps yang mana mengunduh file 1GB bisa dilakukan hanya 1 menit atau kurang. Tapi untuk orang Indonesia, koneksi 4G saja sudah cukup cepat dan apabila terlalu cepat mungkin mereka diantaranya akan merasa kuota akan cepat habis juga. Munculnya tehnologi baru Android membuat ponsel itu menjadi paling terbanyak digunkaan saat ini di Indonesia dan juga di luar negri.

Ada banyak konten menarik yang ada di Android dan salah satunya beberapa alat khusus yang bisa dinikmati untuk mendongkrak kecepatan internet. Tentunya bukan hanya kecepatan saja tapi kemanan internet juga bisa dijaga dan hal tersebut akan lebih baik jika menggunakan performa aplikasi pihak ketiga. Berfikir kembali tentang tahun 2010 dimana banyak orang menggunakan ponsel java untuk berselancar di internet, dan ada diantaranya yang melakukan tweak pada suatu jaringan itu untuk mengelabuhi sistem operator supaya bisa gratis mengakses internet. Dulu sekali hanya perlu melakukannya dengan tehnik pergantian header saja, sedangkan sekarang perlu alat khusus untuk melakukannya.

Ada aplikasi khusus yang bisa menggantikan handler dijaman 2010 dan aplikasi ini bernama HTTP Injector. Memiliki lambang suntik karena berfungsi untuk menyuntik jaringan dari bantuan SSH untuk menciptakan koneksi yang diterima dari tipe header. Jadi pengguna akan masih membutuhkan celah atau bug untuk membuatnya seperti masa 2010. Diketahui bahwa Android 4.0 keatas tidak memerlukan akses ROOT untuk menjalakan VPN, hal tersebut memudahkan pengguna untuk ikut mencoba langsung penggunaan HTTP Injector tanpa mementingkan resiko. Sudah beberapa kali diperbarui dan saat ini HTTP Injector telah memiliki banyak keunggulan dibanding tahun yang lalu. Berikut ini beberapa gambaran dari HTTP Injector.

HTTP Injector untuk AndroidHTTP Injector untuk AndroidHTTP Injector untuk AndroidHTTP Injector untuk Android

Aplikasi ini juga sering disingkat sebagai HI, dan banyak sekali pengguna di internet yang membagikan config berbentuk format .ehi untuk digunakan khusus pada aplikasi HTTP Injector ini yang telah terdapat konfigurasi khusus didalamnya. Ada beberapa konfigurasi yang telah diatur, yakni payload, akun SSH, dan opsi tambahan. Sebenarnya hal itu bisa ditampilkan atau disembunyikan dan itu sesuai hak yang orang yang ingin membagikan file config tersebut. Tertulis pada awal pembukaan aplikasi bahwa HTTP Injector ini hanya dikhususkan untuk professional, itu ada benarnya juga karena untuk mengatur payload sendiri sudah diberikan link halaman khusus untuk mempelajari cara pembuatannya. Untuk mengunduh HTTP Injector secara gratis silahkan klik pada banner dibawah ini.

DOWNLOAD

Tidak perlu ragu untuk menggunakan HI, beberapa orang akan berkata bahwa aplikasi VPN atau SSH hanya akan menghabiskan baterai karena konektivitas yang terus aktif dan layaknya sebuah 1 koneksi yang aktif berlipat menjadi 2 dan tidak bisa membayangkan berapa persen baterai yang berkurang jika 2 koneksi aktif bersamaan. Tapi pada HI sendiri telah memberikan fitur Baterai Saver yang digunakan untuk menghemat baterai dalam kondisi layar terkunci jangka lama. Jadi apabila layar terkunci, hanya akan menggunakan koneksi utama dan HI akan tidak aktif. Sedangkan jika ponsel kembali dibuka, secara otomatis HI akan mencoba untuk re-connect sekali lagi. Bagi pengguna Android 4.0 kebawah harus melakukan root supaya bisa menggunakan HTTP Injector. Tentang tata cara penggunaanya akan Saya bagikan pada website ini.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *