≡ Menu

Tips Membuat Koneksi WiFi Lebih Stabil

WiFi signal banner logo

WiFi sekarang ini tidak dijadikan sebagai konektivitas untuk bisa menelusuri internet saja, namun bisa digunakan juga untuk mengirim file atau menerima dan menggantikan Bluetooth karena prosesnya yang cepat dan lebih efisien. Meski bisa mengirim file melalui WiFi, fitur Bluetooth yang ada pada ponsel sampai sekarang masih ada, berbeda dengan Infrared yang telah ditiadakan untuk mengirim berkas karena penerimaannya yang terbilang lambat dan kurang cerdas. Semua Smartphone pastilah memiliki fitur WiFi untuk melakukan konektivitas untuk digunakan pada internet, meski tanpa WiFi juga bisa menggunakan jaringan data normal, namun jika bisa dibilang masih stabil menggunakan WiFi, karena tidak hanya unlimited saja, namun juga stabil.

Lalu, jika WiFi termasuk jaringan yang stabil, kenapa banyak orang yang masih mengalami loading sangat lama ketika mengakses suatu website pada internet, tentu ada beberapa sebab yang menjadi WiFi lebih lambat dari biasa dan salah satu penyebab yang mungkin dibenci oleh banyak orang adalah, terdapat orang yang menggunakan pemotong jaringan WiFi, supaya koneksi bisa dipakai sendiri dan orang lain tidak atau kesusahan saat menelusuri internet. Tapi ada hal lainnya yang menyebabakan WiFi menjadi lambat, dikarenakan faktor FUP yang telah mencapai batas dan kecepatan secara otomatis akan diperlambat beberapa persen. Banyak orang yang membenci terhadap FUP, dan Saya sendiri merasa terganggu jika di Indonesia dilakukan sejenis pembatasan kecepatan tersebut, karena seharusnya WiFi bersifat unlimited tanpa ada batasan apapun.

WiFi dipercaya memiliki kecepatan yang stabil dan cocok digunakan untuk mengunduh konten besar karena terbilang stabil, namun apabila koneksi tidak stabil, tentu itu bukan WiFi namanya. Apalagi semua orang yang memasang jaringan WiFi harus membayar perbulan dan apabila mendapat kesan buruk seperti jaringan yang lambat, itu akan sangat teganggu dan mungkin saja orang tersebut lebih memilih jaringan normal 3G daripada memasang WiFi namun mendapatkan kualitas yang buruk, sebenarnya hal ini bukan dari layanan ataupun perangkat yang digunakan, namun kestabilan koneksi bisa saja terjadi dari mode WiFi yang digunakan saat ini.

Contoh kebanyakan WiFi adalah menggunakan mode ADSL, yang memakai settingan mode yang sama yaitu ADSL ataupun ADSL+, hal tersebut yang biasanya menyebabkan koneksi tidak stabil dan salah satu cara untuk mengatasinya adalah mengganti ke mode lainnya, dengan mengganti tidak akan memperburuk koneksi, karena hanya sejenis memilih koneksi mana yang lebih stabil. Begitu pula dengan setting yang lainnya seperti pergantian sandi, sebaiknya jika banyak sekali yang menggunakan tanpa perijinan lebih baik kata sandi diganti sekali dalam seminggu, masih ada beberapa hal yang bisa dilakukan apabila koneksi WiFi lambat, berikut ini tata caranya.

  1. Restart Router – Kadang orang lupa untuk melakukan ini, padahal cara yang utama ini sangat manjur apabila koneksi WiFi benar-benar lambat atau tidak stabil dan perlu direstart atau reboot untuk mengatasinya. Mohon diingat, BUKAN RESETm tapi RESTART.
  2. Ganti Mode ADSL Menjadi G.DMT – Pada dasarnya, mode G.DMT lebih stabil namun kecepatan internet mungkin akan berkurang sedikit, tapi tetap stabil meski WiFi digunakan oleh banyak orang.
  3. Ganti Kata Sandi – Siapa tahu penyebab dari WiFi menjadi lambat adalah karena ada orang lain yang memotong jaringan WiFi tersebut, dan mengatasinya adalah dengan mengganti dengan kata sandi yang baru.
  4. Ganti DNS – DNS digunakan untuk membuat sedikit kemajuan dalam koneksi internet, tapi jika IP DNS yang dipakai tidak memiliki respon ketika dilakukan PING, sebaiknya menggantinya dengan DNS lain yang selalu UP sejenis DNS Google.

Dengan sedikit cara diatas, Saya pastikan sudah bisa memperbaiki koneksi yang kurang stabil. Jika WiFi digunakan secara pribadi tentu ada beberapa hal yang kurang dari beberapa diatas, jadi jika WiFi digunakan perorangan saja akan lebih baik dilakukan lebih pribadi pada router WiFi, contohnya dengan menyembunyikan SSID atau dengan maksud tidak dilakukan broadcast, lalu dilakukan filter pada perangkat yang digunakan saat itu, dengan begitu tidak akan ada kesalahan lain yang menyebabkan koneksi WiFi menjadi tidak normal. Dan saran Saya suaya WiFi tetap aman dari peretas, lebih baik mematikan fitur WPS atau QSS, dan mengganti kata sandi pada bagian administrasi. Jika ada yang ingin ditanyakan tentang diatas silahkan berkomentar.

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment