≡ Menu

Cara Kompres Situs Dengan .htaccess

Htaccess file

Setiap website memiliki kelebihan dan kekurangan. Banyak kelebihan seperti memiliki pengunjung yang tinggi dan tetap atau halaman yang mudah diakses tanpa ada gangguan dari server. Banyak juga kekurangan seperti pembatasan dari server, situs berat dan pengunjung tidak mau datang kembali. Kekurangan tersebut dapat teratasi dengan bantuan kompresi yang telah disediakan dari server.

Banyak website yang memakai shared hosting, dan saya yakin pasti para pemilik website tersebut telah memahami dasar program, tidak terkecuali tentang file .htaccess yang ada difolder utama website.

File .htaccess memiliki banyak fungsi yang bisa dikerjakan untuk situs. Contohnya mengoptimalkan URL halaman jauh lebih baik, Mengalihkan halaman dengan Kode HTTP Header, dan banyak lagi. Dan yang dibahas kali ini tentang mengompress situs supaya lebih ringan saat diakses tanpa menghilangkan performa website.

Sebenarnya ada dua cara mengkompress pada situs, yaitu gzip dan deflate. Tapi kali ini saya akan membahas yang deflate saja, karena atribut tersebut dapat berfungsi dengan sempurna di .htaccess. Mengkompressi sama halnya dengan Encode, yang sama halnya juga dengan Encrypt. Jadi semua kode termasuk HTML, Javascript, XML, CSS pada website akan dikompress dengan baik untuk mengurangi beban saat ada yang mengakses :D. Berikut ini contoh kode Encoding With Deflate.

<ifmodule mod_deflate.c>
AddOutputFilterByType DEFLATE text/text text/html text/plain text/xml text/css application/x-javascript application/javascript text/javascript
</ifmodule>

Kode diatas dapat disalin dan silahkan tempel pada file .htaccess . Sebagai saran, pasang kode tersebut pada letak paling atas di file .htaccess supaya bisa berfungsi dengan baik.

Jadi dengan memakai cara ini, setiap file HTML, JavaScript, XML, dan CSS akan dikompressi dengan cara penghapusan line yang tidak terpakai (kosong) dan pengoptimalan kode lainnya. Dengan begitu byte pada file akan terkurangi dan bisa membuatnya sedikit lebih cepat saat diakses.

Ada cara mempercepat loading website lainnya dengan cara “caching” dan akan saya bahas lain waktu 🙂

Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba

About the author: Apapun yang Saya ketahui dan Saya bagikan. Semuanya berawal dari masa yang disebut pembelajaran.

{ 3 comments… add one }
  • UniUnik January 23, 2017, 8:36 am

    Ini prosesnya sama dengan proses GZip kah?

    • rrobyf January 23, 2017, 11:07 am

      Iya, tapi masih lebih bagus memakai gzip

  • MySaidz July 21, 2014, 12:12 pm

    itu tinggal copy trus tempel aja di .htaccess ??

    #langsung tak jajal

Leave a Comment